MOJOKERTO ~ Pendopo Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, menjadi saksi pertemuan kolaborasi TAGANA Kabupaten Lamongan dan TAGANA Kabupaten Mojokerto dalam kegiatan Sharing Program bertema “Bumi Semakin Hangat, Cegah Kekeringan dan Kebakaran Sejak Dini”, Minggu (27/9/2026). Kegiatan ini dihadiri puluhan anggota TAGANA dari kedua kabupaten serta perwakilan Dinas Sosial.

Koordinator TAGANA Kabupaten Mojokerto, Saifi, membuka acara dengan hangat dan menyamakan persepsi tentang kondisi wilayah kedua kabupaten.
“Kita sama-sama berada di wilayah Jawa Timur, sehingga tantangan cuaca dan potensi bencana pun hampir serupa. Di Mojokerto, bencana yang paling sering terjadi adalah banjir, disusul longsor dan kebakaran lahan. Di Lamongan pun demikian, potensi banjir cukup besar. Maka, kegiatan sharing ini sangat penting — kita saling tahu apa kekurangan dan kelebihan masing-masing, sehingga bisa saling mengisi dan memperkuat kesiapsiagaan.”
Saifi juga mengajak seluruh anggota TAGANA untuk tetap berperan aktif sebagaimana tugas pokoknya — selalu siaga bencana, di mana pun dan kapan pun.
“Karena kita disebut Agen Taruna Siaga Bencana, ya kita harus benar-benar siaga. Apapun yang terjadi, itu memang tugas kita. Mari kita jadikan pertemuan ini wadah tukar pengalaman, saling mengingatkan, dan saling menguatkan. Semoga kerasan di Mojokerto!”
Sementara itu, Koordinator TAGANA Kabupaten Lamongan, Iswahyudi, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya pertemuan ini. Ia menegaskan bahwa menjadi relawan bencana adalah sebuah kehormatan.
“Yang mendasari kita semua berkumpul di sini adalah niat menjadi relawan. Maka yakinlah, kita adalah manusia-manusia beruntung yang dipercaya Allah untuk membantu sesama di saat sulit.”
Iswahyudi juga mengungkapkan bahwa kegiatan silaturahmi antar-TAGANA ini sudah menjadi tradisi. Lamongan telah mengunjungi Magetan, Jombang, Malang, Bojonegoro, Tuban, Ngawi, dan kini Mojokerto — semuanya gratis, tanpa memungut biaya apapun dari tuan rumah.
“Kami berharap suatu saat nanti teman-teman TAGANA Mojokerto juga berkenan berkunjung ke Lamongan. Semoga silaturahmi ini terus terjalin dan memperkuat kesiapan kita dalam menghadapi bencana.”
Ia juga menyampaikan aspirasi terkait status dan kesejahteraan anggota TAGANA, serta berharap perhatian pemerintah semakin meningkat bagi para relawan yang selalu siap siaga di garis depan penanganan bencana.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Kedua belah pihak berkomitmen untuk terus mempererat kerja sama, saling berbagi pengalaman penanganan bencana, serta meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat di wilayah masing-masing.
Semoga semangat kebersamaan ini terus menyala, demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.








