TMI Mojokerto Raya Koordinasi dengan Elemen Masyarakat: Pastikan MBG & Program Pertanian Berjalan Sesuai Aturan

oleh -194 Dilihat

MOJOKERTO ~ Rabu, 25 Agustus 2026, jajaran Tani Merdeka Indonesia (TMI) Mojokerto Raya menggelar pertemuan koordinasi bersama elemen masyarakat. Langkah ini bertujuan memperkuat pengawasan dan pelaksanaan program pemerintah, terutama Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta ketahanan pangan dan pertanian di wilayah.

Dalam pertemuan tersebut, TMI menegaskan sejumlah poin penting yang tidak bisa ditawar:

Kepatuhan terhadap SOP Mutlak — Seluruh mitra pelaksana MBG wajib menaati Standar Operasional Prosedur secara menyeluruh, mulai dari kemitraan dengan petani, peternak, dan pelaku UMKM setempat. Hal ini untuk memastikan bahan baku segar sekaligus memberdayakan ekonomi warga.

Kelayakan Sarana & Menu Dijamin — SOP dapur, kebersihan, IPAL, sistem ventilasi, keselamatan kerja (K3), hingga kelayakan gizi dan variasi menu harus terpenuhi sepenuhnya. Tidak boleh ada pelanggaran yang membahayakan penerima manfaat.

Peran ASLAP KSPG sebagai Humas — Ditunjuk untuk menjembatani komunikasi antara penanggung jawab program, pelaksana, hingga masyarakat dan orang tua penerima manfaat. Masukan dan aspirasi warga wajib didengar dan ditindaklanjuti.

Pengawasan Berkelanjutan, Sesuai arahan Ketua Dewan Pembina, dan Ketua Dewan Pimpinan Nasional TMI, Don Muzakir, TMI menyatakan diri sebagai pasukan pengawal program. Kami senantiasa turun ke lapangan memantau pelaksanaan MBG di setiap titik. Jika ditemukan pelanggaran, tindakan tegas akan diambil.

“Kami adalah pasukan Bapak Prabowo dan Bang Dar. Selalu mengawasi agar MBG di Mojokerto benar-benar berkualitas, bermanfaat, dan tidak menyimpang dari tujuan mulianya,” tegas Gus Hari Ketua TMI dalam pertemuan tersebut.

Koordinasi ini menjadi bukti nyata bahwa pelaksanaan program strategis tidak hanya tanggung jawab pemerintah semata, melainkan pengawasan bersama dari masyarakat dan organisasi pendamping demi terwujudnya generasi sehat, cerdas, dan kemandirian pangan daerah. (team)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.