Majelis Yasin 41: 11 Bulan Rutin Merawat Persaudaraan Lintas Kalangan

oleh

Keterangan Foto :  Ketua Jamaah Majelis Yasin 41, Ksbupaten Mojokerto, KH. Afan Faizin, M.Pd.,

MOJOKERTO – Suasana khidmat dan damai menyelimuti Pendopo Balai Desa Lebaksono, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, pada malam kedua Hari Raya Idul Adha atau Hari Tasrik. Di tempat ini, Majelis Yasin 41 menggelar pembacaan Surat Yasin dan doa bersama yang diikuti puluhan jamaah, berbarengan dengan kegiatan penyembelihan hewan kurban di lingkungan balai desa.

Kegiatan malam ini bukan sekadar acara seremonial hari raya, melainkan bagian dari konsistensi Majelis Yasin 41 yang telah berjalan rutin setiap malam tanpa henti selama kurang lebih 11 bulan terakhir. Sejak pertama kali digagas, majelis ini berpindah-pindah tempat dari rumah ke rumah warga, hari ini di kantor Balai Desa Lebaksono.

Satu hal yang menjadi kekuatan utama majelis ini adalah keberagaman anggotanya. Majelis Yasin 41 menjadi wadah pemersatu yang mempertemukan warga dari berbagai latar belakang profesi dan status sosial, mulai dari pengusaha, pejabat, kaum santri, hingga warga umum atau abangan. Perbedaan tersebut luntur dan menyatu dalam kebersamaan beribadah memohon keberkahan.

Dalam kegiatan malam itu, tercatat sekitar 70 anggota majelis hadir dan mengikuti seluruh rangkaian acara selama kurang lebih satu jam setengah, mulai dari pembukaan, pembacaan Yasin secara berjamaah, hingga doa penutup.

Ketua Jamaah Majelis Yasin 41 yang juga menjabat sebagai Ketua MWC NU Kecamatan Pungging, KH. Afan Faizin, M.Pd., atau yang akrab disapa Abah Afan, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kebersamaan yang terjalin. Menurutnya, kehadiran anggota yang luar biasa banyak ini menjadi bukti nyata bahwa semangat beragama dan bersilaturahmi di Desa Lebaksono terus tumbuh.

“Alhamdulillah, malam ini kita berkumpul dalam rangka memperingati Hari Tasrik sekaligus menyempurnakan ibadah kurban kita. Kehadiran Bapak Ibu sekalian sebanyak 70 orang ini luar biasa, dan kita telah melaksanakan pembacaan Yasin dari awal hingga akhir dengan hikmat. Padahal, kegiatan ini sudah berjalan hampir setahun lamanya dan tidak pernah absen satu malam pun,” ujar Abah Afan di hadapan para jamaah.

Dalam doa yang dipanjatkan bersama, Abah Afan mengajak seluruh jamaah untuk memohon lima hal utama kepada Allah SWT. Pertama, memohon keselamatan dan kebahagiaan bagi seluruh warga baik di dunia maupun di akhirat. Kedua, memohon agar senantiasa diberikan petunjuk dan kemudahan dalam setiap langkah kehidupan.

“Ketiga, kita berdoa agar anak-anak kita semua kelak menjadi anak yang saleh dan salehah, yang hidupnya mulia serta menjadi kebanggaan keluarga dan masyarakat. Keempat, kita memohon kepada Allah agar diberikan umur yang panjang, umur yang berkah, dan senantiasa diberi kesehatan untuk terus beribadah dan berbakti kepada-Nya,” paparnya.

Permohonan kelima adalah agar segala hajat dan cita-cita seluruh warga dikabulkan, serta dilimpahkan rezeki yang melimpah, yang halal, dan penuh keberkahan.

Abah Afan menambahkan, keberadaan Majelis Yasin 41 diharapkan terus menjadi wadah yang bertabur keberkahan dan semakin mempererat persaudaraan antarwarga desa tanpa memandang perbedaan apa pun.

“Semoga apa yang kita lakukan setiap malam ini menjadi amal jariyah yang tidak terputus, dan mendatangkan keberkahan nyata bagi kemajuan Desa Lebaksono ke depannya,” tambahnya menutup sambutan.

Kegiatan malam itu ditutup dengan doa penutup dan salam, meninggalkan suasana Balai Desa yang penuh damai serta harapan baik bagi seluruh warga yang hadir maupun masyarakat desa pada umumnya. (hr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.